• MA PERSIS SINDANGKASIH
  • Prestatif, Berakhlak Mulia, dan Tafaqquh fiddin.

Sebuah Seni Untuk Bersikap Fastabiqul Khairat

 

Sahabat, ada buku berwarna orange yang cukup terkenal, karya "Mark Manson" dengan judul "Sebuah Seni Untuk Bersikap Bodo Amat". Mungkin juga buku itu ada di rak buku sahabat, atau mungkin baru saja dibaca.

Bagi yg belum membacanya, Inti buku ini mengajak untuk melupakan hal-hal yg sebetulnya bisa di abaikan, memilih untuk fokus dengan hal yg lebih penting, melakukan yg prioritas dan akan baik-baik saja saat kita bersikap bodo amat, berbahagialah. Itu intinya !

Sebab kata Manson 8 hal inilah yg kadang membuat kita begitu lelah, setiap saat kita memikirkan (1) bagaimana ya caranya selalu membuat orang kagum (2) ingin selalu dilihat sempurna (3) selalu harus menjadi sukses (4) selalu menyenangkan (5) harus selalu senang (6) selalu merasa baik-baik saja (7) ingin selalu benar dan (8) semua dalam jarak aman". Betul apa betul??

Nah maka dari itu seperti judul tulisan kali ini, tapi beda yaa, saya memberi temanya "sebuah seni untuk bersikap Fastabiqul Khairat" kenapa? pertama, karena inilah yg diajarkan oleh Al-Qur'an, sebab hidup bukan melulu soal saya dapet apa ya, untungnya buat saya apa ya, tapi soal menambah 2 hal ini. Gimana nambah TAAT & nambah MANFAAT. Sebab harus yakin, ajal kita kian mendekat. Sebelum semuanya terlambat. Lakukan kebaikan, berlombalah (Fastabiqul Khairat).

Jadi ada yang jauh lebih bermafaat dari pada bersikap bodo amat, yaitu bersikap fastabiqul khairat.

Kedua, karena memang ga mungkin kita terbebas dari lisan oranglain dan pasti cape jika kita ingin selalu baik dimata oranglain, tapi lupa ingin selalu baik dimata Allah. Iya kan??

Sahabat, kita ini manusia biasa tidak mungkin sempurna, pasti jatuh dalam kesalahan, pasti ada kekurangan, tidak mungkin selalu sukses, misal adakalanya bikin kue bolu gagal, masak sayur malah keasinan, bikin kreasi buat suami dan anak-anak malah gosong, rencana jadi berantakan, anak-anak sulit diatur, pengeluaran lebih besar dari pemasukan, dll. Pokonya ada hari-hari dimana harus mengelus dada dan merasa sempit. Itu wajar!!

Jadi sahabat, cape kalo kita ingin terlihat selalu senang, harus perpect apalagi malah kita sering lupa memberikan ruang untuk menghargai pencapaian diri sendiri, karena dalam hidup ini juga pasti ada kondisi pahit dan tangis, tidak semua baik-baik aja, seperti misalnya ada masa kritisnya keuangan, ada masa tegangnya suasana di rumah dan kadang sebuah hubungan dalam kondisi tidak baik dengan orang-orang terdekat, entah dengan suami, istri, anak, teman kerja, klien, karyawan dan juga dengan kerabat, tetangga, yang kondisinya dalam jarak yang berbahaya.

Lantas bagaimana? Saat kita terjatuh dalam kesalahan, gantilah kesalahan itu dengan kebaikan. Saat kita dalam kondisi terpuruk, jadikan itu kebaikan. Bahasa Al-Qur'annya fastabiqul khairat.

Sebagaimana seorang sahabat yang bernama "wahsyi sang pembunuh paman Nabi, Hamzah". Sampai-sampai saat wahsyi menyatakan dirinya masuk islam, Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam dengan sifat manusianya kemudian mengatakan "jangan sering menampakkan wajahmu dihadapanku, sebab aku teringat pamanku".

Mendengar kata-kata itu Wahsyi menyesal dan ingin berbuat sesuatu untuk menebus kesalahannya, ya karena telah berbuat kesalahan dimasa lalu, apakah ia bersikap masa bodo? Tidak ! Ia berusaha membayar kesalahannya dengan membunuh "Nabi Palsu Musailamah Al Kadzdzab" ketika perang Yamamah di zaman ke khalifahan Abu Bakar Ash-shidiq, tepat seperti itulah wahsyi fastabiqul khairat, berlomba dalam kebaikan, mengganti keburukan yg pernah ia lakukan, menebusnya dengan kebaikan yg bisa ia lakukan, sehingga ia membersihkan dirinya dari kesalahan masalalunya dengan terus berjuang dijalan Allah.

Sahabat, kebaikan apa yg akan kita lakukan hari ini? dimulai dari diri sendiri, dari hal terkecil dan dari saat ini yaa, begitu kata guru kita "Aa Gym". Semoga Allah mudahkan kita untuk selalu Fastabiqul Khairat. Aamiin.

 

@hilmanabuattaqy

Komentari Tulisan Ini
Tulisan Lainnya
Penerimaan Santri Baru (PSB) MA Persis Sindangkasih - Tahun Pelajaran 2021-2022

23/01/2021 09:18 - Oleh MA PERSIS SINDANGKASIH - Dilihat 933 kali
Jangan Takut Kaya

  Pertama, fahami dulu bahwa kaya & miskin adalah ujian dari Allah. Mana yang lebih mulia ustadz? Keduanya memiliki kedudukan khusus di sisi Allah, tentu jika keadaan keduanya

02/10/2020 20:19 - Oleh MA PERSIS SINDANGKASIH - Dilihat 915 kali
Porsi GANTENG Seorang Pria

Sahabat, akhirnya yg ikhwan juga meminta dibahas, ustadz kalau porsi ganteng seorang laki-laki seperti apa? Nah mari kalau begitu kita bahas juga ya. Sahabat, sama seperti memiliki waja

18/09/2020 10:41 - Oleh MA PERSIS SINDANGKASIH - Dilihat 3332 kali
Porsi CANTIK Seorang Perempuan

Sahabat, tulisan kali ini khusus kita bahas ya ttg perempuan, ya khususnya tentang definisi cantik yg terkadang dipersempit oleh akal manusia, sehingga siapapun yg tidak memiliki body l

09/09/2020 12:26 - Oleh MA PERSIS SINDANGKASIH - Dilihat 4588 kali
DAUROH MATEMATIKA

Qodarullah, Alhamdulillah..  atas berkat rahmat Allah jua lah akhirnya acara Dauroh Matematika yg diagendakan pada tanggal 23 Agustus 2020 lalu telah terlaksana dengan baik, aman,

25/08/2020 00:19 - Oleh MA PERSIS SINDANGKASIH - Dilihat 569 kali