Jangan Takut Kaya
Pertama, fahami dulu bahwa kaya & miskin adalah ujian dari Allah. Mana yang lebih mulia ustadz? Keduanya memiliki kedudukan khusus di sisi Allah, tentu jika keadaan keduanya bertaqwa.
إِنْ يَكُنْ غَنِيًّا أَوْ فَقِيرًا فَاللَّهُ أَوْلَى بِهِمَا
“Jika ia kaya ataupun miskin, maka Allah lebih tahu (keadaan) keduanya” (QS an-Nisaa’: 135).
Yang jadi persoalan sebetulnya bukan kaya atau miskinnya, tapi cara menyikapi kekayaan & kemiskinan itu sendiri
Sahabat, sebab kondisi keduanya adalah ujian, memiliki potensi untuk masuk surga & sebaliknya bisa pula kondisi ini menjerumuskan ke neraka. Bisa jadi dengan kekayaannya ia bersyukur seperti Nabi Sulaiman atau bahkan bisa juga dengan kekayaannya ia seperti Qorun, yang di azab oleh Allah.
Bagi yang miskin tentu kondisi kekurangannya itu sebagai ujian, kemudian jika ia sabar, itulah pintu masuk surganya. Namun jika sebaliknya, ia tidak sabar, putus asa, bahkan menyalahkan takdir-Nya, jadilah kemiskinannya itu double musibah baginya. Sudah mah dia dalam keadaan kurang, jauh lagi dari Allah. Wal iyadzu billah.
Sahabat, Kenapa judulnya jangan takut kaya ?! Sebab dalam islam banyak amal yang bisa kita dilakukan dengan harta.
Salah satu persiapan kita bertemu Allah adalah berbekal lewat pintu harta, banyak kebaikan yang bisa kita lakukan lewat pintu ini, sehingga saya katakan bawa mati hartamu, caranya baik lewat zakat, sedekah, infaq, wakaf, dll.
Sahabat, teruslah ingat bahwa setiap kita berstatus mengantri kembali kepada Allah, kita semua akan transit di alam barzakh, jadi sebuah keharusan untuk mempersiapkan diri, teruslah beramal atas dasar iman. Coba perhatikan Qs. At-Taubah ayat 20
الَّذِينَ ءَامَنُوا وَهَاجَرُوا وَجٰهَدُوا فِى سَبِيلِ اللَّهِ بِأَمْوٰلِهِمْ وَأَنْفُسِهِمْ أَعْظَمُ دَرَجَةً عِنْدَ اللَّهِ ۚ وَأُولٰٓئِكَ هُمُ الْفَآئِزُونَ
Orang-orang yang beriman dan berhijrah serta berjihad di jalan Allah dengan harta benda dan diri mereka, adalah lebih tinggi derajatnya di sisi Allah; dan itulah orang-orang yang mendapat kemenangan.
Sahabat, disini disebutkan yang pertama jihad dengan harta. Kenapa? karena memang banyak pintu kebaikan yang bisa kita lakukan dari harta yang Allah titipkan kepada kita, yang sekaligus itu menjadi ujian bahkan terkadang harta itu menjadi fitnah besar bagi manusia. Tapi jika kita menyikapi kekayaan itu dengan iman, kesyukuran & jadi wasilah terkumpulnya bekal wafat ini adalah kesempatan emas bagi mereka yang dititipkan kekayaan.
Coba bayangkan 5 rukun islam, maka ke 5 rukunnya itu bisa di lakukan dengan dukungan harta. Eh kok gitu sih ustadz?? Bukannya hanya 2 ya, zakat & haji saja !? Betul, tapi menurut saya ke 5 nya itu akan maksimal dengan dukungan harta. Simak baik-baik ya sahabat,
(1) Syahadat
Syahadat kan tidak dengan harta ustadz !? Iya betul, tapi kita bisa menyelamatkan akidah seseorang dari pintu kemurtadan. Begini sahabat, kenapa para misionaris itu mereka sukses? tentu karena dukungannya dananya full power. Sehingga saat mareka datang memberikan iming-iming bantuan, mereka yang lemah imannya itu memilih untuk menggadaikan aqidahnya dengan kebutuhan perutnya.
Coba bayangkan jika kekayaan kita bisa menyelamatkan syahadat mereka di perkampungan yang rentan kristenisasi? yang rentan penyesatan aqidah? berapa pahala yg bisa kita dapatkan? Allahu Akbar !
Sahabat, jika Allah memberikan karunia kepada kita dengan di titipkannya harta, maka tengoklah mereka di daerah rawan pemurtadan, sebab banyak manusia yang tak kuat soal urusan perutnya, ia harus bertahan hidup bagaimanapun caranya, termasuk menggadaikan aqidahnya yang penting bisa makan dan kebutuhannya tercukupi. Maka gunakan harta kita untuk menyelamatkan syahadat orang-orang lemah, agar syahadat mereka terselamatkan.
(2) Sholat
Ustadz, sebentar sholat kok pakai harta, tidak kan? Ia betul, sahabat.
Namun memfasilitasi orang sholat itu pahalanya dahsyat. Memfasilitasi gimana ustadz? begini. Coba bayangkan, jika kita shalat sendiri misal pahalanya ambil contoh 10, nah kalau saya ajak yang lainnya seorang teman saya misalnya, maka saya mendapat pahala 10 lagi tanpa mengurangi pahala dia yang 10 itu. Jadi pahala saya 20. Okay, fahamkan? tapi pernahkan kita berfikir, pahala orang yang membangun masjidnya? Setiap shalat lima waktu orang sujud disana? bukankah membangun mesjid memakai harta? Atau yang menyediakan sejadah, membeli AC biar adem, atau yang membeli pewangi, membeli fasilitas lainnya misalnya air wudhu yang bersih dll. Nah kan ini perlu dukungan dari harta yang dimiliki oleh kaum muslimin.
(3) Zakat
Ini mah sudah pasti, sebab amal harta seorang muslim. Maka jika mindset setiap orang di rubah, Ya Allah tahun ini saya menerima zakat, infaq & sedekah. Tahun depan saya yang menjadi pemberinya. Wah, harusnya begitu, dahsyat ini. Ini semangat memberi, bukankah konsepnya tangan diatas lebih baik dari tangan di bawah, iya kan !?
Dipesantren-pesantren juga terkadang yang diajarkan tentang mustahiq zakat, coba di ajarkan pula konsep dan semangat menjadi muzakki !! Bayangkan bila setiap santrinya jadi muzakki kelak. Maka sudah mah ia berbekal ilmu agama, hartanya pun akan makin bermanfaat.
(4) Shaum
Loh kok berpuasa pake harta ustadz? Ngga kan? Ia ngga sahabat, tapi jika kita ingin pahala berlebih, gimana kata Rasulullah hayoo coba ?! Kasih mereka buka puasa, maka kita akan dapet pahala mereka tanpa mengurangi pahala mereka yang berpuasa sedikitpun.
Sok silahkan cari mesjid setiap ramadhan, bilang ke DKM nya, ustadz disini jamaahnya ada berapa? 100 jamaah misalnya. Baiklah, saya yang akan menyediakan air minumnya buat berbuka. 3 Dus air minum kemasan gelas kita beli, berapaan sih harganya? mungkin tak seberapa tapi pahalanya seratus orang yang shaum itu setiap hari kita dapat, berlipat. Masyaa Allah !
(5) Haji
Perkara ini tentu tidak perlu di jelaskan lagi, sebab kita tau ini memerlukan biaya yang tidak sedikit.
Baiklah, kesimpulannya sahabat, Jangan Takut Kaya ! Jika Allah berikan kekayaan, gunakan itu untuk menebar manfaat sebanyak-banyaknya, agar harta yang kita miliki, bisa kita bawa mati. Wallahu a'lam.
@hilmanabuattaqy
Komentari Tulisan Ini
Tulisan Lainnya
Porsi GANTENG Seorang Pria
Sahabat, akhirnya yg ikhwan juga meminta dibahas, ustadz kalau porsi ganteng seorang laki-laki seperti apa? Nah mari kalau begitu kita bahas juga ya. Sahabat, sama seperti memiliki waja
Porsi CANTIK Seorang Perempuan
Sahabat, tulisan kali ini khusus kita bahas ya ttg perempuan, ya khususnya tentang definisi cantik yg terkadang dipersempit oleh akal manusia, sehingga siapapun yg tidak memiliki body l
Sebuah Seni Untuk Bersikap Fastabiqul Khairat
Sahabat, ada buku berwarna orange yang cukup terkenal, karya "Mark Manson" dengan judul "Sebuah Seni Untuk Bersikap Bodo Amat". Mungkin juga buku itu ada di rak buku sahabat, ata
DAUROH MATEMATIKA
Qodarullah, Alhamdulillah.. atas berkat rahmat Allah jua lah akhirnya acara Dauroh Matematika yg diagendakan pada tanggal 23 Agustus 2020 lalu telah terlaksana dengan baik, aman,